Maaf


Hanya tulis sedikit


Tinta habis


Tadi malam kugoresi langit


Dengan namamu


Itu salah satu puisi yang saya suka. Karya Rieke Dyah Pitaloka



Banyak orang bilang,



Hamparan sawah itu

Seperti permadhani




Aku ingin berbaring di atasnya


141006



Masih Cerita Liburan ni...

Maen ke Rumah Kakek adalah salah satu hal rutin yang saya dan kakak saya lakukan sewaktu pulang kampung. Rumah Kakekku cukup sekat dengan rumahku. Bisa ditempuh dengan jalan kaki.....Mmmm, Jadi pengen cerita tentang kakek.

Sedikit cerita tentang kakekku

beliau jelas sudah sepuh. sekarang sudah berkepala 8.
ada banyak cerita antara saya dengan beliau....
Waktu kecil dulu dari TK sampai SD, saya sering dititipkan di rumah kakekku setelah pulang sekolah, maklum babe n umi saya ngantor +.+...

Jadi, hampir semua masa kanak2 saya, saya habiskan di rumah kakek dan sekitarnya.

Bahkan, pemirsa!....(mulai kumat) yang mengajarkan saya matematika pertama kali dalam hidup saya adalah mbah saya ini, bukan ibu saya yang notabene guru matematika... wonderfull huh?

ada satu cerita yang selalu terpatri dalam hati dan memori saya.

masih TK, saya saat itu, atau bahkan belum masuk sekolah... saya agak lupa.
Pasaran hari itu pahing (hari pasaran orang jawa). Di daerahku, pahing adalah hari pasar yang paling ramai diantara hari pasaran yang lain. Di mana pasar Kecamatan mencapai puncak keramaian pada hari itu...

Karena nenek saya(alm) juga pedagang di pasar itu, pulang sekolah hari itu saya langsung melesat ke pasar, ke lapak tempat nenekku jualan. Peranku adalah jelas, ngerepotin.
Ya, sangat jelas .. :)
Siang sudah datang. Saatnya saya pulang, ke rumah kakek nenek lagi tentunya. Saya pulang bareng kakek karena nenek masih harus jualan. Seperti biasa, kakek bawa bawaan yang seabrek, untuk bahan membuat bumbu kuning(bumbu lengkap dengan kunyit yang siap pakai, biasanya dipakai untuk mengolah daging), juga bahan pembuat enjet(salah satu bahan pelengkap buat nginang)

*apa itu nginaaaaang??? 0.o

Nginang itu kegiatan yang biasa dilakukan orang tua, yang biasa orang menyebutnya makan daun sirih. Jadi biar tua, gigi2 mereka masih kuat, tapi warnanya berubah merah..hihi

Singkat cerita, siang itu kakek memanggul satu karung yang kelihatannya sangat berat, kemudian, tangannya juga membawa kantong kresek yang juga berat. Sudah bisa membayangkan? badannya yang kecil itu membawa beban segitu banyak.

Dan apa yang aku lakukan????????

Ya, sebuah dosa yang sangat besar kepada kakek saya, makanya saya ingat sampai sekarang. hikz, saya jahat sekali.....

Dengan tampang blo'on plus ingusan waktu itu, saya minta dibelikan kakek chiki (jaman segitu masih trend chiki2an). Dengan sabar kakek membimbing saya ke warung, meletakkan barang bawaannya dan membelikan chiki untuk saya. kemudian beliau membawa barang bawaannya lagi dan melanjutkan perjalanan.
Dan tidak sampai disitu, setelah habis memakan chiki tanpa ada rasa simpati membantu kakek, saya........ minta gendong sama kakek. Ya, yang membaca boleh kaget ataupun memaki saya. Tapi begitulah adanya.

Kami melanjutkan perjalanan yang cukup jauh, sekitar 2km dengan saya ada dipunggung kakek dan kedua tangan beliau membawa barang bawaannya. Dan seingat saya, waktu itu saya lagi makan nyam-nyam di punggungnya(So, kemungkinan saya merengek lagi minta dibelikan jajan sama beliau)...

selesai.

Sewaktu saya pulang ke kampung halaman saya. Dan saya disuruh babe atau umi saya untuk ke rumah Kakek, tapi saya tidak mau karena malas dan banyak kerjaan, mereka langsung bilang
tentang kejadian minta gendong siang bolong yang sangat tidak sopan itu.

Dan, saya langsung tidak berkata apa2. Lalu berangkat ke rumah Kakek.


oh, ya..gambar di atas saya ambil dari samping belakang rumah kakek.



Seindah2nya tempat di luar sana, pasti akan rindu kampung halaman..

Nah ini nih kampung halaman saya.. Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo, Jawa tengah.

Foto2 ini saya ambil dari bis yang saya tumpangi waktu mau balik ke jogja(kuliah). pake kamera HP Samsung 1.3 mpx, jadi agak kabur2 gimanaa gitu...

Saya selalu menikmati pemandangan waktu di bis dengan catatan tidak ada gangguan2 di bis, dan tempat duduknya strategis -> di deket jendela. Soalnya saya pernah duduk di antara bapak2 yang mirip preman, saya perempuan satu2nya disitu, sebenernya saya duduk di deket pak supir n bisa liat pemandangan dengan leluasa. tapi mau Bagaimanaaa...! ntar saya diapa2in lagi... hiiiii

sebenernya, kayaknya ya... itu cuma ke-parnoan-ku sendiri.. walhasil.. sepanjang perjalanan saya tidak tidur sama sekali padahal perjalanan lumayan lama, 3 jam. saya hanya sibuk fokus n mempersiapkan diri kalau ada serangan dadakan yang membahayakan nyawa saya.
Padahal si mereka gak ngapa2in, cuma bapak2 biasa, hehehe
well, itu salah satu cerita waktu pulang kampung.
Sebenernya banyak cerita2 aneh waktu pulang kampung. Tapi kali ini sampai di sini saja... monggo dinikmati foto2nya... saran dan kritik tentang foto atau tulisan saya, saya tunggu....
(beneran ini...)
OK, have a nice day, n don't forget your hometown guys!




terkadang rasa jengah, rasa malas dan marah datang.
tak memungkiri seseorang yang sudah tidak ditanyakan lagi keimanannya pun, tidak lepas dari jerat hasutan setan ini.
yang membedakan tingkat keimanan sesesorang yaitu sikap dalam menghadapi tiga rasa tadi.

keimanan yang orang yang sudah hanif tentu menanggapinya dengan sebijaksana dan sebaik mungkin dengan tetap berserah diri pada Allah dan berpegang pada Al-Qur'an dan As-sunnah.

saya mungkin belum mencapai tingkatan itu. masih sering mengeluh, malas juga sering datang menerpa, dan marah juga tak luput dari salah satu sifat yang menyapa.

tapi setiap pengalaman, cerita2 yang membuat jengah, malas dan marah saya jadikan pelajaran untuk menghadapai jengah, malas dan marah yang berikutnya. juga belajar dari orang2 yang hanif tadi dalam menghadapi masalah tersebut.
kemudian sedikit demi sedikit sikap kita melawan rasa2 itu semakin kuat dan akhirnya semakin jarang mereka menyapa kita dan akhirnya mereka bosan sendiri.

lakukan hal2 yang membuat kita lupa dengan masalah kita, tapi tetap dalam batas wajar dan tidak melanggar norma agama. paling aman, adalan tilawah. ya, sangat manjur, boleh dicoba.

jadikan jengah bosan pada kita
jadikan malas enggan pada kita
jadikan marah takut pada kita

bismillah...







Liburan semester..
tepatnya tanggal 29 Januari 2011
HORAY!
Agenda yang pasti adalah pulang kampung….
Wonosobo sudah menanti saya.
Seperti biasa tujuan pertama adalah terminal jombor, tapi sebelumnya dari kos naik trans jogja..
Nyame di Jombor, layaknya artis naik daun jeruk, saya langsung dikerubuti para fans dan wartawan (a.k.a akang kenek)
Tapi dengan berlenggang bagai artis yang enggan berkomentar pada para wartawan, saya sudah menetapkan hati pada satu pilihan.
Saya dengan langkah mantap menuju bis yang sudah nongkrong di bawah plang yang tulisannya ‘MAGELANG’.
Sempet ketiduran, akhirnya nyampe di terminal magelang. Dengan sigap saya langsung turun dan mantab menuju bis yang lebih kecil di pojokan. Jurusannya jelas : WONOSOBO. Hahaha
Saya langsung masuk dan memilih tempat duduk di sebelah kiri kalo diliat dari bokong bis pokoknya, soalnya di sisi itulah pemandangannya mantab euy…
Ni dia pemandangan yang indah nian…
Sebelunya maap, gambar tidak maksimal, karena diambil dari kecepatan bus Wonosobo – Magelang..
Sebenarnya iseng2 aja pingin mengabadikan perjalanan saya kali ini..
Sampe dilihatin orang satu bus,’ni anak kurang kerjaan, pegang hape n jeprat-jepret sana-sini sepanjang perjalanan’ mungkin itu yang mereka pikirkan. hehe, tak apalah, yang penting satu obsesi terpenuhi…


Welcome to My Blog....


Next PostNewer Posts Home