Lagi,
Saya melewatkan bulan Juni... without any post.. *sigh

It's not a big deal actually...
Tapi ketika kau melewatkan sesuatu yang sudah kau rencanakan atau jadi targetanmu, pasti ada perasaan 'ini ada yang tidak benar'.

Begitu pula saya...
And its true,.. there was something wrong with me.
I don't know...
When seeing friends or people around me continue to live with success, with a new title or achieve something, it would be nice.
And me?
I'm still stuck here.

No, no no... This is certainly not their fault. Indeed. This is purely from myself. I already told you there was something wrong with me.

Is there someone who can help me? kekeke *dry smile

Ok... enough about me...

Let's continue... :)

I am actually confused about what to write about. And on the other hand, I have to 'pull out' something ... (You know what I mean :))
so, here I am. writing random things and of selecting random photo too.

Finally I chose some photos when I was alone hunting the eve of Chinese New Year, in Malioboro.
I felt like getting lost in Jogja.

Saya mengunjungi sebuah pecinan di kawasan Malioboro... namanya Kampung Ketandan. Waktu itu kalau tidak salah beberapa hari sebelum Imlek... I know, I know... basi memang... tapi, who cares? Hehe...


KAMPUNG KETANDAN


Kampung Ketandan adalah sebuah kawasan pecinan yang terletak di kawasan Malioboro, pusat kota Yogyakarta. Tepatnya berada di sebelah Tenggara perempatan Jl. Malioboro - Jl. Jend A. Yani - Jl. Pajeksan - Jl. Suryatmajan Yogyakarta. Di kawasan Kampung Ketandan banyak terdapat rumah bertingkat dengan arsitektur Tionghoa, walaupun sudah mulai tergerus modernisasi .
Oleh Pemerintah Kota Yogyakarta Kampung Ketandan ditetapkan sebagai kawasan Pecinan, dan akan dikembangkan lebih lanjut. Bangunan-bangunan di kawasan ini akan dibuat berasitektur Tionghoa. Sementara bangunan yang sudah atau masih berasitektur Tionghoa akan dipertahankan.
Masyarakat Tionghoa Yogyakarta sudah sejak 200 tahun yang lalu menempati kawasan Malioboro seperti kampung Ketandan, Beskalan dan Pajeksan. Orang-orang Tionghoa di Kampung Ketandan mayoritas membuka Toko Emas.
Sejak tahun 2006, seiring dengan era Reformasi di Indonesia, setiap menyambut Tahun Baru Imlek di Kampung Ketandan diadakan Pekan Budaya Tionghoa. Daerah ketandan dihias dengan ornamen-ornamen dan Gapura berarsitektur Tionghoa
IMG_3165
Saya ke sana karena ada festival dan bazar. Tapi sepertinya saya kepagian. Karena stan-stan belum ada yang buka dan masih sangat sepi... Jadilah saya memotret hanya memotret beberapa. 

Here they are...
IMG_3534

IMG_3202

IMG_3200 

IMG_3191 

IMG_3176_2 

IMG_3168  
walau di pecinan, tapi gak ketinggalan nuansa Jogjanya.. :)

IMG_3156 

IMG_3148

IMG_3234

Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home