Happy Eid Mubarak!!!

Telat ya.. hehe, tapi tak apa. Kan masih bulan Syawal.

sebelumnya saya mau ngucapin : Taqobalallahuminna wa minkum

Mohon maap lahir batin yaaa.... mungkin ada kata-kata dan perbuatan saya yang menyakiti hati para pemirsa sekalian, saya mohon maap. Jadi kosong-kosong lagi yah, alhamdulillah yah...

Baru sempet ng-post setelah betahun-tahun tidak menulis #berlebihan.
Alasannya masih suasana lebaran. Apa hubungannya? Ya, ada hubungannya ternyata. Banyak kasus yang menjadikan orang mengalami masa di mana terdapat kondisi tertentu yang sementara. #opoiki. Contohnya:
  1. Tanggal 5 sudah mulai kuliah, tapi yang berangkat minggu pertama cuma 7-12 orang dari 42 mahasiswa... ini jelas benar2 terkena sindrom lebaran.
  2. Kemalasan yang datang mendera. ini terjadi pada saya juga. Entah karena kurang liburannya atau memnag bawaan dari baby. Yang jelas karena masih terkena sindrom lebaran, saya didera kemalasan, salah satunya kemalasan nulis.
  3. Obesitas, ini jelas terjadi pada banyak orang yang kebanyakan makan opor n kawan2 dan kebanyakan kue kering serta kacang mete.
  4. Sakit gigi. Waktu saya lewat di depan dokter gigi abis lebaran kemarin, banyak banget yang antri. Entah kenapa saya merasa orang-orang itu mungkin kebanyakan makan orson sama coklat. Hal ini juga mempunyai relasi dengan meningkatnya kambuhan penyakit gula (ini bener2 ngarang)
  5. Berbagai gerai yang rame kaya pasar malem. Gerai Hape, gerai motor n mobil dan berbagai gerai lainnya sangat rame setelah lebaran. saya juga pernah lewat salah satu dealer motor. Buset dah, ramenya minta ampun!
  6. Migrasi besar. ini udah jadi rahasia umum kalo habis lebaran, jakarta tambah sesak. soalnya banyak penduduk baru yang pengen coba-coba adu nasib di jakarte.
Oke, sebenarnya saya mau bahas apa di sini??? Maap ya, kebiasaan saya bicara ngalor ngidul.

Saya mau bahas tentang balon. Balon yang mempererat persaudaraan antar daerah.
Kok bisa? Apa hubungan balon dengan persaudaraan? Bagaimana hubungan mereka? Apakah mereka akan membuat lagu bareng, buat sinetron bareng dan jadi bintang iklan sosis?
Sebenarnya ini hanyalah cerita klasik lokal di daerah saya. here we go...

Jadi, di kampung saya ada tradisi waktu lebaran tiba.Yaitu membuat balon udara. Jangan mikir balon udara yang bisa dinaikin orang. Balon ini adalah balon yang dibuat dari bahan semacam kertas, entahlah kertas apa itu, kayaknya kertas yang buat lampion itu, yah pokoknya itu. Ukurannya sekitar 1-3 meter diameternya. Ada yang panjang, ada yang bulet macem-macem pokoknya.

Yang buat siapa? yang buat adalah pemuda-pemuda kampung saya. dan lebaran tahun ini kampung kami membuat 7 balon!!! dahsyat kan?

Dan apa hubungannya dengan persaudaraan?

Jadi gini, setelah sholat ied, hampir seluruh warga kampung berkumpul di sekitar tugu siliwangi (bisa dibilang sentranya kampung kami) untuk melihat balon diterbangkan. Nah, kondisi ini bisa juga dijadikan sarana silaturahim. Saling menyapa dan bersalaman saling memaafkan dengan orang yang ada di sana. Jadi sekali dayung, 2-3 pulau terlampaui bukan? :)
Buat warga yang tidak tau balonnya mau diterbangkan, tenang saja, karena di bawah balon itu dipasang 1 rentet panjang petasan dan kembang api. jadi begitu balon diterbangkan selang beberapa menit, petasan itu akan meledak di udara, memecah keheningan di atas sana lalu membahana di seantero kampung. Otomatis, orang-orang yang masih di dalam rumah akan keluar dari dalam rumah dan melihat balon meskipun hanya dari teras rumah masing-masing, karena balon itu akan terlihat dari seluruh penjuru kampung.

Itu poin yang pertama.

Poin kedua adalah di setiap balon itu tertulis alamat kampung kami disertai pesan untuk mengirim sms pada nomor yang tertera di badan balon. Jadi, apabila balon itu sudah tidak kuat lagi mengarungi udara dan jatuh di suatu tempat, maka orang yang menemukan balon itu akan mengirim sms ataupun menelepon nomor yang ada di situ dan memberitahukan di mana balon tadi jatuh. Kreatif juga pemuda-pemuda kampung saya yah..

Dan saya mendengar kabar kalau sudah ada yang menemukan balon dari kampung kami itu, dan mengirimkan sms pada nomor yang ada di balon. Sms itu datang dari banjarnegara yaitu kabupaten disebelah kabupaten kami yang jaraknya lumayan jauh..
Jadi semakin menambah saudara dan menjadi ajang untuk bersilaturahim dengan daerah lainnya. Begitulah cerita balon dan segala hal yang ada di balikknya. Sekian.

Ini ada beberapa jepretan waktu balonnya diterbangin. Saya agak telat soalnye waktu itu lagi keliling mampir-mampir ke rumah tetangga. Dan ini jepretannya kakak saya. Karena apa?? karena saya waktu itu lagi sakit gigi, jadi waktu momen2 lebaran kemarin, jepretanku sangatlah sedikit banget karena harus konsentrasi dengan sakit gigiku.. :( ini jepretannya :






Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home