The Colour Lake - Telaga Warna [Repost Project]

6 comments
Petualangan di Wonosobo berlanjut... Yuk Capcyuss...

Next Destination : Telaga Warna



Objek ini salah satu tempat yang lumayan 'WAJIB' dikunjungi oleh para pengunjung Dieng. Letaknya kurang lebih sekitar 5-10  menit dari objek wisata Candi Arjuna kalau pakai kendaraan.


Kenapa namanya Telaga Warna?

Dinamakan Telaga Warna karena fenomena alam yang terjadi di tempat ini yaitu berupa pergantian warna air dari telaga tersebut. Terkadang berwarna hijau dan kuning atau berwarna warni seperti pelangi. Fenomena ini terjadi karena di dalam air tersebut terdapat kandungan sulfur cukup tinggi sehingga saat sinar Matahari mengenainya maka warna air telaga nampak berwarna warni. Anda bisa menyaksikan di tengah telaga terdapat letupan air mendidih seperti yang ada di Kawah Putih (Jawa Barat).
Keberadaan Telaga Warna Dieng juga sangat berguna bagi masyarakat sekitar. Mereka menggunakannya sebagai sumber irigasi untuk mengairi tanaman kentang yang menjadi komoditas utama di kawasan ini. 
(sumber : http://www.indonesia.travel/id/destination/804/telaga-warna-dieng)

Afternoon Shadows at Colour Lake

Waktu itu saya ke sana sore hari... Suasananya DINGIN as always.. Tapi agak hangat dengan terpaan sinar matahari yang mulai tenggelam...
And.. This is what makes me completely jaw drop....


DSCF8532

See?

Ya, saya pernah ke telaga warna waktu pagi, siang dan sore hari. Telaga Warna dalam berbagai suasana, tetap mempesona. Matahari sore menyinari permukaan Telaga hingga menciptakan warna-warna indah dengan bayang-bayang bukit di sekelilingnya... Sinar matahari sore itu pun menembus celah-celah pepohonan di sekitar telaga, membuat setiap orang yang berjalan di sekitar telaga merasakan kehangatannya...


Two Seasons of Colours Lake

Selain berbagai cuaca dan waktu, kebetulan saya ke Dieng juga melalui musim yang berbeda, jadi suasananya juga berbeda. Perbedaan itu bisa terlihat lebih jelas dengan Telaga Warna ini. Perbedaannya bisa dilihat di foto ini.


Telaga Warna (1)

Waktu saya ke sana musim kemarau, air Telaga tidak sampai di pinggir danau. Jadi saya dan teman-teman bisa di bilang 'masuk' ke danau. Saya merasakan seperti menginjak tanah yang lunak dan empuk. Sebenarnya kondisi ini belum lama terjadi. Dulu, waktu musim kemarau pun, air di danau tidak menyusut sebegitu signifikan. Tetapi karena beberapa kerusakan alam, akhirnya berimbas juga pada kondisi danau hingga menyusut seperti itu. How sad.. :(

Pada musim hujan, air danau penuh sampai ke pinggir danau. Seperti melihat danau seperti biasanya... Warna danau-nya pun lebih cerah... Suasana waktu saya ke sana waktu itu juga saat musim liburan, jadi lumayan ramai.

Selain menikmati danau, di Telaga Warna ini pengunjug bisa berjalan di jalan sekeliling danau, menikmati pemandangan danau dan hutan. Jalan setapaknya pun mantap indahnya,... Pengunjung juga bisa mencoba Flying Fox melintasi danau. Patut dicoba!


DSCF9019


Telaga Warna (5)


Bonus : TELAGA PENGILON

Telaga Pengilon, yang letaknya bersebelahan persis dengan Telaga Warna, uniknya warna air di telaga ini bening seperti tidak tercampur belerang. Padahal yang  membatasi Telaga Warna dengan Telaga Pengilon hanyalah rerumputan yang terbentuk seperti rawa kecil. Itulah kenapa dinamakan 'PENGILON' atau dalam Bahasa Indonesia berati CERMIN. Karena permukaannya yang bening sampai bisa buat ngaca lho... 


Next PostNewer Post Previous PostOlder Post Home

6 comments:

  1. mendung ya? dua kali saya ke sana dan selalu kena kabut. Pertama pagi dan yang kedua siang. Ah, memang untung-untungan motret di Dieng.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul banget... Saya pernah ke Dieng. Waktu naik, kabutnya tebel banget sampe nutupin jalan... tapi untungnya waktu sampe ke atas, suasana agak cerah. Walau msh mendung, tapi justru itulah pesonanya Dieng, jadi berasa romantis.. :).

      Tapi pernah juga ke sana tiba2 turun hujan.. Brrr... DINGIN !!!... BTW, thanks for visit :)

      Delete
    2. kalau mau pemandangan yang indah katanya bisa dari bukit yang dekat dengan candi yang baru-baru ini ditemukan.

      Delete
    3. sekarang memang bnyk spot2 baru yang bagus2... jadi pilihannya banyak kalo mau ke dieng.. tapi yang sekarang lagi populer itu bukit Sikunir buat liat golden sunrise.. :)

      Delete
  2. Replies
    1. iya, walau cuma belakangnya doang, tapi yang penting eksis ea nggak..

      Delete